Pagi Satu Syawal yang Asing

Ini, saya lampirkan satu buah foto lubang jendela hotel tempat saya tinggal, anggap saja semacam Kartu Lebaran, berobjek segelas kopi berwadahkan cangkir bergambar hati dan sebungkus rokok dengan jenama Lucky. Agama sejati, mungkin sesederhana objek foto itu: wadah berselubung cinta, tempat para pemeluknya menabur kebaikan dan berharap menuai keberuntungan. *** Virendra masuk ke kamar tanpa…

“Seperti Apa Kelak Kau akan Habiskan Masa Tuamu?”

SITI, nama seekor kakatua yang diceritakan Eka Kurniawan dalam novel O, mengalami keresahan dalam permenungannya sehabis bercinta dengan seekor pejantan, “Jadi, apa sesungguhnya tujuan kita hidup di dunia ini?” Siti berkelana mencari jawaban dari satu dahan ke dahan yang lain. Hingga pada suatu hari ia sampai di sebuah lembah dan secara tak sengaja menyaksikan Syech…

Lagu Baru Tulus dan Urat Lehermu, Dik…

Di dalam gerbong KRL jurusan Bogor – Jakarta Kota, di depan tempatku duduk tadi, seorang perempuan muda mengobrol seru bersama satu kawannya. Saya tidak tahu isi pembicaraan mereka apa, sebab kedua telinga saya sumbat dengan earphone berisi lagu baru Tulus yang konon kabarnya baper-able. Saya hendak memastikan konon itu, sambil membayangkan “Pamit” dipertunjukkan di sebuah…