Saya Tidak Ingat Punya Teman Berusia Bayi

Di Facebook, ada banyak permintaan pertemanan yang belum saya konfirmasi karena saya tak mengenali foto dan namanya. Saya tidak ingat punya teman berusia bayi. Saya tahu kalau sebagian dari mereka adalah teman SD, SMP, dan SMU saya dari mutual friend kami, tapi saya masih belum tertarik untuk memencet tombol Confirm. Jahat? Yo ben. Jika sedang…

Ibu-ibu, Ibu Kota

Seorang ibu yang bekerja tetaplah bisa menjadi ibu yang baik. Selama motivasi mereka demi kebahagiaan anak, suami dan keluarganya. Sederhananya, semuanya harus dilakukan demi cinta bukan karena ambisi pribadi.

Dia yang Selalu Memberi

Pada mereka, para orangtua dengan samudera sabar tanpa tepi, sepenuh hati saya angkat topi. Kesabaran mereka adalah inspirasi cinta nir logika. Untuk mereka, salutku sepenuh jiwa.

Semesta Kobokan

Semesta kobokan sejatinya bukan hanya sebatas meja makan, atau meja operasi di Rumah Sakit. Ia menyimpan semacam pesan yang luhur. Kegunaan azalinya memang untuk membersihkan tangan sebelum makan, tapi kobokan juga semacam kiasan bahwa hidup ini mesti sering-sering dibersihkan.

The Things You Won’t Regret

Kau seorang ibu, yang memaafkan terlalu sering, yang mengerti sekian banyak dan akan menerima segala kemungkinan terburuk sekalipun sepanjang kau bisa melihat mereka di matamu.

Tidur Siang di Hari Buruh

Sebelum berangkat meliput demo tadi pagi, di mobil aku dan teman-teman berdiskusi kecil tentang siapakah yang disebut buruh itu. Dan apakah kami ini boleh disebut buruh.

Mommy in Plastic Boots

Kira-kira 15 tahun yang lalu, dia mempercayakan hidupnya kepada seseorang. Seorang laki-laki yang kemudian menjadi suaminya. Laki-laki yang sama yang lalu meninggalkannya begitu saja ketika ia usia kandungannya memasuki tujuh bulan. Anaknya lahir tanpa ayah yang menungguinya. Anak itu sekarang sudah kelas 8 SMP.

Demikian Adanya

Itulah seorang ayah, Nak. Kadang hanya kebanggaan dari keluargalah yang diharapkannya. Mungkin karena usia tua, kami jadi semakin kehilangan fungsi. Suatu hari nanti, kami mungkin tak bisa lagi kau andalkan untuk memasang hammock atau menyalakan trangia-mu.

Malaikat yang Terinjak Sayapnya

Salah satu sebab aku menjadi wartawan, adalah karena ingin menyamai perjalanan bapakku. Bapakku pernah mendatangi banyak tempat, dan aku ingin seperti dia. Setiap tiba di tempat baru, aku pasti mengabari bapakku. Bapak, aku di Miangas! Bapak, aku di Soweto! Seringkali aku tergelincir untuk membangga-banggakan keberhasilanku, tapi pada saat itulah sebenarnya kegagalanku. Sampai pada satu titik, aku menyadari bahwa aku tak akan pernah bisa menyamai perjalanan bapakku.

Sarjana

Itulah mengapa aku menulis ini, Nak. Untuk mengenang kebaikan-kebaikan kecil orang lain yang mudah sekali terlupa.

Sematjam Kasih Sayang

Bagaimanapun juga, kantor itu telah menempanya menjadi kuat. Menjadi lebih kuat untuk melakoni pekerjaan lain, pekerjaan terberat di kolong langit ini: menjadi ibu penuh untukmu, dan memastikan dirinya selalu ada setiap saat kamu ingin menyusu.

Bottleā€™s Neck Sadness

Kalau kamu sudah besar nanti, jangan kau hambur airmatamu. Aku meneruskan amanat orangtuaku kepadamu. Jangan menangis, kecuali bila kesedihanmu itu ada hubungannya dengan tempat sujudmu.

My IKEA Dream

Nak, seringkali jika tak bisa tidur seperti ini, maka aku akan memelototi katalog IKEA yang sengaja aku simpan di dekat tempat tidur. Katalog itu diperoleh ibumu dari temannya, dan temannya itu entah bagaimana cara mendapatkannya karena di sampulnya jelas-jelas tertulis itu katalog khusus toko dan tidak untuk dibawa pulang. Satu yang pasti, katalog setebal 150-an…