#dearRiver: Susu Jahe Paling Pahit

#dearRiver Nak, tiga malam lalu saya merasa tidak enak bodi. Kepala berat, bibir pecah-pecah, susah buang air besar (eh, itu iklan obat sariawan ya 🙂). Intinya, seperti mau sakit. Ibumu lalu berinisiatif mengajak mencari susu jahe. Susu jahe ini biasanya mempan melawan penyakit dunia ketiga seperti masuk angin dan variannya. Lalu meluncurlah kita bertiga ke…

Kau Hampir Bernama Sequoia

Memiliki rasa takut bukan berarti menjadi penakut. Takut terkadang memastikan kita adalah seorang yang berani.

Tangan Belang

Di jalanan kota ini aku melihat betapa manusia bisa menjadi sedemikian egois dan jahat. Ada mobil yang kesulitan belok atau memutar arah, bukannya dipandu, malah diklaksonin kencang-kencang, seolah-olah ia mau tinggal berkemah di situ.

Pagliacci dan Badut yang Tidak Bisa Sulap

Beberapa hari yang lalu, saat sedang mengaso dari kesibukan mencangkul di kantor, tiba-tiba masuk pesan di Whatsapp-ku. Tertulis di layar: Desanti sent you a voice message. Pesan dari ibumu, tapi saat aku buka, justru suaramu yang terdengar. “Ayah, Ipaw mau ke Disneyland!” Biasanya memang begitu. Kau memainkan handphone ibumu dan membuat pesan apa saja. Minta…

Keras Pada Diri Sendiri

Aku akhirnya turun lagi ke lantai ke bawah untuk kemudian naik lagi dengan tangga escalator lain ke lantai yang sama ke Gramedia. Demi untuk menepati ucapanku tadi bahwa aku ke bawah.

Tidur Siang di Hari Buruh

Sebelum berangkat meliput demo tadi pagi, di mobil aku dan teman-teman berdiskusi kecil tentang siapakah yang disebut buruh itu. Dan apakah kami ini boleh disebut buruh.

Totto-chan dan Desertir PAUD

Akhirnya aku lupa, kapan kamu terakhir berangkat ke sekolah. Sudah lama sekali, rupanya. Desertir PAUD. Itulah kamu, Nak. Setiap pagi kita melihat teman-temanmu lewat di depan rumah, diantar orangtua masing-masing dengan baju seragamnya yang merah muda. Dan kamu tak peduli. Kamu sudah cukup senang dengan dua buah lagu yang kamu hapal selama menuntut ilmu beberapa…

Kisah Seorang Suami Pelari Pagi

Pagi-pagi sekali, setelah shalat subuh, ibumu sudah keluar rumah. Meninggalkan kita berdua yang masih terkapar dihajar mimpi. Samar-samar aku hanya mendengar dia memberi petunjuk singkat yang apapun itu pasti aku jawab dengan “iya”. “Yah, Mama bawa yang XL ya.” “Iya…” “Yah, Mama bawa yang Simpati ya..” “Iya..” Lalu aku pun tertidur lagi. Saat benar-benar bangun,…

Lihat Mataku, Nak…

Kalau makan, selalu lihat siapa yang kasih makan ya, Nak. Begitulah cara manusia berterima kasih.

Ilmu Dasar Kamera

Aku tidak tahu banyak. Aku medioker soal kamera. Amatiran. Tapi kalau kamu tidak keberatan, sini aku ajarkan ilmu dasar kamera.